
BATANG HARI — MTsNegeri 2 Batang Hari melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan madrasah sebagai wujud implementasi Kurikulum Berbasis Cinta. Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari nilai cinta kepada Tuhan, sesama makhluk hidup, dan alam semesta.

Kegiatan gotong royong tersebut melibatkan seluruh warga madrasah, mulai dari siswa, guru, hingga pegawai. Mereka bersama-sama membersihkan halaman, pekarangan, selokan, serta ruang kelas, termasuk sudut-sudut ruangan dan langit-langit plafon. Sampah dikumpulkan, rumput dicabut, dan lingkungan ditata agar tampak bersih dan nyaman.
Suasana kebersamaan dan kekompakan tampak mewarnai kegiatan tersebut. Meski dilaksanakan di bawah terik matahari pagi, seluruh peserta tetap bersemangat menyelesaikan tugas masing-masing demi terciptanya lingkungan madrasah yang bersih dan indah.

Kepala MTsNegeri 2 Batang Hari menegaskan bahwa menjaga kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan, melainkan kewajiban seluruh warga madrasah.
“Menjaga kebersihan adalah tugas kita bersama. Ini bukan kegiatan sesaat, tetapi harus menjadi kebiasaan dan karakter cinta lingkungan yang dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga berharap kebersihan madrasah dapat terus terjaga sehingga tercipta suasana belajar yang nyaman dan udara yang sehat. Menurutnya, lingkungan kelas yang bersih, baik di dalam maupun di luar ruangan, dapat membantu siswa belajar dengan lebih tenang dan fokus.
Sebagai bentuk pembiasaan, MTsNegeri 2 Batang Hari menerapkan kebiasaan memeriksa kebersihan kelas sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Siswa bersama guru memastikan sudut kelas dan laci meja bebas dari sampah sebelum pelajaran berlangsung.

Upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat tersebut juga menjadi bagian dari program mewujudkan madrasah ramah anak. Lingkungan yang asri diharapkan membuat siswa merasa lebih aman, nyaman, dan bersemangat dalam mengikuti pembelajaran.
“Madrasah ramah anak bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga membangun kebiasaan baik, seperti menjaga kebersihan, saling menghargai, dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Madrasah harus menjadi rumah kedua bagi siswa,” tambahnya.
Melalui kegiatan gotong royong dan program kebersihan rutin, MTsNegeri 2 Batang Hari berkomitmen menghadirkan lingkungan madrasah yang mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal, baik dari aspek akademik, pembentukan karakter, maupun kesehatan lingkungan.
(Tim Humas)
|
100x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...