
Batanghari (MTsN 2 Batanghari) - Kegiatan literasi di MTsN 2 Batanghari kembali dilaksanakan pada Sabtu (16/11/2024). Digelar tiap dua pekan, kegiatan literasi yang dikenal dengan sebutan Gelisik (Gerakan Literasi Asyik) ini memiliki tema berbeda pada setiap pertemuan. Pekan ini, kegiatan literasi tersebut mengusung tema 'Literasi Digital'.
Tema 'Literasi Digital' dipilih oleh tim pengarah program literasi madrasah sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan minat baca siswa terhadap ragam informasi yang tersedia di internet. Tema tersebut juga dianggap relevan untuk diimplementasikan di era digital seiring dengan semakin berkembangnya teknologi informasi saat ini.

Adapun langkah pelaksanaannya, para siswa diarahkan untuk membuka link website MTsN 2 Batanghari yang memuat beragam judul berita terkait madrasah. Setelah itu, para siswa diminta untuk memilih salah satu judul berita yang dianggap paling menarik. Selanjutnya, mereka diminta untuk menyimpulkan isi berita yang telah dibaca dan menyalinnya ke dalam buku literasi sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Jika waktu menulis simpulan isi berita telah berakhir, pembimbing literasi akan menunjuk beberapa siswa untuk membacakan hasil tulisannya ke depan kelas. Para siswa yang menyimak juga diberi kesempatan untuk memberikan tanggapannya. Setelah selesai, para siswa wajib mengumpulkan buku literasinya kepada guru pembimbing literasi untuk dikoreksi dan diberi paraf.

Tampilkan 4 Keterampilan Berbahasa
Selaku pengarah program literasi madrasah, Urip Pujiati, S.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan literasi pekan ini menampilkan empat keterampilan berbahasa siswa sekaligus.
"Pada kegiatan literasi digital ini, para siswa dapat mengembangkan empat keterampilan berbahasanya, yakni membaca, menulis, menyimak, dan berbicara. Keterampilan membaca diperoleh saat mereka membaca isi berita dari website madrasah, keterampilan menulis tampak saat mereka menulis simpulan isi berita. Untuk kemampuan menyimak diperoleh saat mereka mendengarkan dengan saksama presentasi hasil bacaan temannya di depan kelas. Sedangkan kemampuan berbicara didapat saat siswa melakukan presentasi atau memberikan tanggapan terhadap hasil presentasi temannya," jelasnya.
Website Madrasah sebagai Sarana literasi Digital
Lebih lanjut, ia juga menuturkan tentang manfaat dari kegiatan literasi digital yang tengah dilaksanakan.
"Selama ini, para siswa telah begitu dekat dengan teknologi digital. Namun sebagian di antaranya hanya memanfaatkannya untuk keperluan membuat konten di media sosial atau bermain game online. Agar kegiatan literasi tidak terkesan monoton, maka memanfaatkan berita di website madrasah sebagai sarana literasi siswa tentu dapat dijadikan pilihan. Selain dapat meningkatkan keterampilan berbahasa, para siswa juga diajak untuk lebih mengenal madrasahnya melalui berita yang terdapat di dalam website," pungkasnya. (UP)
|
421x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...